Dirut BPJS Kesehatan: Universal Health Coverage Perkuat Ketahanan Kesehatan Nasional

Admin Pusat
11 Jul 2026 13:40
KESEHATAN NEWS 0 731
2 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn.) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), M.M.R.S., menegaskan bahwa pencapaian Universal Health Coverage (UHC) menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun ketahanan kesehatan nasional.

banner 970x250

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi keynote speaker pada Musyawarah dan Konsolidasi Perkumpulan Kedokteran Militer (PERDOKMIL) 2026 di Grand Ballroom Hermina Kemayoran, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).

Dalam paparannya bertajuk “Universal Health Coverage untuk Ketahanan Kesehatan Nasional”, Prihati menekankan bahwa jaminan kesehatan yang menjangkau seluruh masyarakat merupakan investasi strategis bagi pembangunan bangsa.

Menurutnya, kehadiran BPJS Kesehatan dalam forum PERDOKMIL menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara sektor kesehatan sipil dan militer dalam mewujudkan sistem kesehatan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

“Saya mengucapkan terima kasih kepada PERDOKMIL atas kesempatan yang diberikan kepada BPJS Kesehatan untuk berbagi mengenai Universal Health Coverage dalam mendukung ketahanan kesehatan nasional,” ujar Prihati.

Ia menjelaskan, ketahanan kesehatan nasional tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fasilitas kesehatan, tetapi juga oleh tingkat perlindungan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Target kami adalah memastikan seluruh masyarakat Indonesia memperoleh akses terhadap perlindungan kesehatan melalui sistem JKN. Dengan masyarakat yang sehat, produktivitas meningkat dan pembangunan ekonomi dapat berjalan lebih optimal,” katanya.

Prihati menambahkan, kesehatan masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan ketahanan ekonomi dan fiskal negara. Oleh karena itu, investasi di sektor kesehatan dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat daya saing bangsa di masa depan.

“Kesehatan merupakan investasi jangka panjang. Ketika masyarakat sehat, produktivitas nasional meningkat, ketahanan ekonomi semakin kuat, dan pada akhirnya akan mendukung ketahanan nasional secara menyeluruh,” jelasnya.

Ia juga mendorong agar kolaborasi antara unsur sipil dan militer di bidang kesehatan terus diperkuat, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, maupun kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat dan bencana.

Musyawarah dan Konsolidasi PERDOKMIL 2026 dihadiri oleh para purnawirawan TNI, tenaga kesehatan, akademisi, pengurus PERDOKMIL dari berbagai daerah, serta pemangku kepentingan di sektor kesehatan.

Selain penyampaian materi utama, kegiatan juga diisi dengan musyawarah organisasi, pembahasan program kerja, penyempurnaan AD/ART, serta pemberian penghargaan kepada anggota PERDOKMIL yang dinilai berprestasi.

Forum tersebut diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan sistem kesehatan nasional yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250