Menyoal 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran, Berikut Pandangan Ketua Umum PB HMI (MPO).

Admin Pusat
28 Jan 2025 18:53
3 menit membaca

Jakarta, 28 Januari 2025 – Dalam rangka memperingati 100 hari masa kerja Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran, berbagai pihak memberikan pandangannya mengenai langkah-langkah yang telah diambil oleh pemerintahan yang baru ini.

banner 970x250

Salah satu pandangan tersebut muncul dari Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Dalam rilis resminya Ana Mulyana selaku Katua Umum memberikan apresiasi atas sejumlah kebijakan dan program-program yang dicanangkan oleh Prabowo-Gibran.

Mulyana menyebutkan bahwa kebijakan ekonomi yang diambil oleh Presiden Prabowo dalam 100 hari pertama cukup memberikan angin segar bagi masyarakat di tanah air, terutama menyoal pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi.

“pemerintah begitu serius dalam mendorong sektor-sektor yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat, terutama di bidang UMKM dan lapangan kerja. Langkah ini sangat penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan mengurangi ketimpangan ekonomi antar wilayah,” ujar Mulyana pada Selasa, (28/1/2025) di Jakarta.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Lebih lanjut, Ana Mulyana (red ; amuy) juga memberikan dukungannya terhadap program yang fokus pada peningkatan investasi pada sektor yang sifatnya strategis, seperti infrastruktur dan manufaktur.

“investasi pada sektor tersebut tidak hanya menguntungkan perekonomian nasional, akan tetapi juga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang layak”, sambungnya.

Pada sektor pendidikan dan pemberdayaan pemuda Amuy menuturkan bahwa sektor tersebut pun begitu mendapat perhatian yang signifikan dari pemerintahan Prabowo-Gibran. Program penguatan pendidikan vokasi dan beasiswa untuk pelajar berprestasi menjadi langkah konkret yang sejalan dengan upaya menciptakan SDM berkualitas.

“pendidikan vokasi adalah kunci untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, kami di HMI sangat mendukung program-program yang mendukung peningkatan keterampilan dan kualitas generasi muda Indonesia”, kata Amuy.

Ia pun juga menegaskan bahwa pemberdayaan pemuda melalui kebijakan terse but akan sangat membantu dalam menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap bersaing di pasar global.

“kami berharap pemerintah dapat terus memperkuat kolaborasi dengan organisasi-organisasi pemuda untuk memastikan kebijakan ini dapat dijalankan dengan efektif”, kata Amuy.

Menyoal pembangunan Ilinfrastruktur dan pemerataan wilayah Mulyana pun memberikan pandangannya, bahwa salah satu langkah signifikan yang diambil oleh Prabowo-Gibran adalah mengenai percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah, terutama di luar Jawa. Ia mengapresiasi kebijakan tersebut sebagai langkah yang dapat menciptakan pemerataan pembangunan dan mengurangi kesenjangan sosial-ekonomi.

“pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terpencil akan memperkuat konektivitas antar wilayah dan memberikan peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk berkembang”, kata Amuy.

Diakhir keterangannya tersebut, selaku pimpinan di PB HMI, Ana Mulyana sedikit menggarisbawahi tentang pentingnya kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial, salah satunya melalui berbagai program sosial yang telah diinisiasi pemerintahan Prabowo dan Gibran tersebut. Menurutnya, pemerintahan yang adil dan merata akan menciptakan rasa persatuan dan kesatuan ditengah masyarakat.

“kami berharap pemerintah terus melanjutkan program yang dapat meringankan beban masyarakat, seperti bantuan sosial dan peningkatan akses layanan dasar di seluruh Indonesia”, harap Mulyana. (MF)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250