Dipimpin Presiden Prabowo, Upacara Hari Kesaktian Pancasila Dihadiri Wamenpora Taufik Hidayat

Admin Pusat
1 Okt 2025 19:30
NEWS 0 94
2 menit membaca

RedaksiJakarta.com, Jakarta – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Taufik Hidayat menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025 yang berlangsung di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (1/10) pagi.

banner 970x250

Taufik tampak mengenakan jas hitam dengan dasi biru dan bergabung bersama para menteri Kabinet Merah Putih. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dengan didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara dan mengajak seluruh peserta serta masyarakat Indonesia untuk melakukan mengheningkan cipta. Ajakan tersebut ditujukan untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa, khususnya Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan revolusi serta para pendahulu kita yang telah berkorban demi kedaulatan, kehormatan, dan kemerdekaan bangsa Indonesia serta mempertahankan Pancasila. Mengheningkan cipta, mulai,” ujar Presiden Prabowo.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Prosesi mengheningkan cipta berlangsung dengan penuh kekhidmatan, diiringi alunan musik instrumental lagu nasional Syukur ciptaan Husein Mutahar.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Pembukaan UUD 1945 oleh Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai, serta pembacaan dan penandatanganan ikrar yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani.

Dalam ikrar tersebut, Puan menegaskan bahwa sejak diproklamasikan pada 17 Agustus 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia kerap menghadapi berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri, yang berpotensi merongrong Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.

Ia menyebutkan, ancaman tersebut muncul akibat kelalaian dan kurangnya kewaspadaan bangsa. Oleh karena itu, dibutuhkan semangat persatuan yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila guna memperkuat keutuhan NKRI.

“Di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Puan.

Setelah pembacaan ikrar, rangkaian upacara dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran selanjutnya meninggalkan lokasi upacara untuk meninjau Sumur Lubang Buaya, dengan iringan lagu Gugur Bunga dan sejumlah lagu nasional yang dibawakan paduan suara.

Upacara tersebut turut dihadiri pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri Kabinet Merah Putih, perwakilan negara sahabat, keluarga Pahlawan Revolusi, serta para Kepala Staf Angkatan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250